Monolog Inggit [1]

Sebagai pemeran Inggit Garnasih, Lelyana Meilani bersama komunitas Api Bandung, kini sedang berusaha menghidupkan kembali Rumah Sejarah Inggit Garnasih. Di bawah Museum Sri Baduga, mereka berupaya menjadikan Rumah Sejarah Inggit kembali dikenal oleh masyarakat luas.

pram.redesign

Monolog Inggit oleh Lelyana Meilani di Rumah Bersejarah Inggit Garnasih. Monolog Inggit oleh Lelyana Meilani di Rumah Bersejarah Inggit Garnasih.

Pada hari kedua Pekan Literasi Asia-Afrika, 15 Februari 2015, Asian-African Reading Club [AARC] mengadakan khataman buku “The Bandung Connection”[i]. Pada kesempatan itu, Teh Cici[ii] mengundang kami kembali dalam acara Mieling Inggit Garnasih ka-127, hari Selasa 17 Februari di Rumah Bersejarah Inggit Garnasih[iii]. Itu adalah pertama kalinya Museum Sri-Baduga mengadakan acara memperingati kelahiran Inggit Garnasih yang jatuh pada tanggal yang sama. Mungkin acara ini juga diusulkan oleh Komunitas Api Bandung yang memang memiliki program Bulan Cinta Inggit.

Hari Selasa pagi, saya menghubungi Teh Cici dan menanyakan apakah saya bisa ikut nebeng ke rumah Inggit Garnasih. Alasannya sederhana, rumah Teh Cici dekat dengan rumah saya dan saya sendiri merasa nanggung jika harus berputar dulu ke kampus sambil mengantarkan beberapa barang. Maka, akhirnya pagi itu saya berangkat bersama Teh Cici, suaminya, dan Teh Erline menuju rumah Inggit Garnasih…

Lihat pos aslinya 746 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s